Indonesia memiliki banyak sekali potensi di dunia teknologi. Sebut saja pertumbuhan industri game di Indonesia mengalami pertumbuhan sangat pesat sekali.
Saat ini Indonesia bukan hanya sebagai
pengguna game saja, namun sudah memasuki sebagai pihak yang membuat
game. Meski belum sebesar seperti Korea dan Jepang, namun perlahan tapi
pasti industri game tanah air terus mendongkrak naik.
Bandung sebagai salah satu kota yang memiliki potensi
di industri game yang cukup menjanjikan. Berbagai komunitas yang ada di kota
Bandung sangat mudah sekali berkembang, dan hal tersebutlah yang mendorong
industri kreatif semacam industri game ini dapat tumbuh subur di Bandung.
Infrastruktur dan wadah untuk mencari ilmu tentang teknologi
pun cukup banyak di Bandung. Sebut saja Institut Teknologi Bandung, yang
menjadi salah satu perguruan tinggi yang telah banyak melahirkan jenius –
jenius di bidang teknologi. Salah satu lulusannya yang telah sukses
merintis industri kreatif di ranah game ialah Nightspade, yang sudah dirintis
semenjak masa kuliah mereka.
Sekilas Mengenai Nightspade
Nightspade adalah sebuah Studio Game Development yang
terletak di “Kota Kembang” Bandung. Nightspade memiliki fokus untuk
mengembangkan game – game untuk platform
mobile. Nightspade bercita-cita untuk memberikan kebahagiaan melalui
sebuah permainan dan akan terus melakukannya selama berabad-abad yang akan
datang.
Nightspade didirikan oleh empat lulusan dari
Institut Teknologi Bandung, yang telah mereka rintis dari masa kuliah. Keempat
pemuda itu adalah Inas Luthfi, Garibaldy W. Mukti, Teddy Pandu Wirawan,
dan Dody Dharma.
Nightspade tercipta berawal dari tugas kuliah mereka.
Mereka berempat memulai debutnya dalam industri game bermula dari
kompetisi ITB Digital Media Festival yang diselenggarakan pada tahun
2009. Dan dalam kompetisi itu mereka berhasil menjadi pemenang untuk kategori
game dan sempat masuk dalam sebuah koran.
Kemenangan yang meraka dapatkan pada saat itu
berbarengan dengan program inkubator digital I2TB (Inkubasi Inovasi
Telematika Bandung), pada saat itu mereka menerima undangan untuk ikut ambil
bagian untuk menjadi tenant. Di inkubator tersebut keempat anak muda itu
bercerita bahwa di sana ,mereka diajarkan bagaimana mengembangkan karya mereka
dan bagaimana mengembangkan sebuah perusahaan rintisan.
Sebelum mengikuti program inkubator para pendiri
Nightspade tersebut banyak membuat program, namun setelah mengikuti program
tersebut mereka mulai fokus hanya mengembangkan program interaktif saja. Sampai
pada tahun 2010 mereka lulus, akhirnya mereka memutuskan untuk fokus terjun ke
industri game.
Beberapa Game Buatan NightSpade
Game yang sudah diproduksi oleh nightspade diantaranya
adalah Animal Pirates, Nuclear Outrun, Give a Dam, Stack The Stuff – Xmas,
Stack The Stuff, Mad Warrior, Don Gravity, serta masih banyak lagi game – game
yang akan segera diterbitkan nantinya.
Nuclear
Outrun – Salah satu game besutan NightSpade
Awal Perjalanan Nightspade
Setelah memutuskan untuk fokus di industri game,
mereka berempat banyak menyabet penghargaan dari berbagai kompetisi. Di
tahun 2011, mereka berhasil meraih kemenangan di event INAICTA untuk
kategori game. Dan di tahun itu pula Nightspade yang baru berjalan mendapatkan
pendaan pertamanya dari East Venture.
Perlu diketahui bahwa Nighspade adalah developer game
yang berhasil pertama kali masuk ke App Store dari Indonesia. Hal tersebutlah
yanng mungkin menarik investor dari East Venture menaruh dananya pada
NightSpade. Pihak EV secara langsung menawarkan pendanaan kepada keempat
pemuda itu untuk mengembangkan game buatan mereka.
Bukan hanya INAICTA 2011, Nightspade berhasil
menyabet kembali kemenangan di ajang yang sama pada tahun 2013, Sparx Up 2011,
dan juga berhasil pada event APICTA tahun 2011. Atas berbagai
keberhasilan yang mereka peroleh, Nightspade saat ini tengah menjalin kerja
sama dengan sebuah penerbit game DeNa yang telah bekerja sama dengan Nintendo.
Dengan terjalinnya kerjasama ini NightSpade berharap
mereka bisa mendapatkan banyak pelajaran lebih jauh mengenai industri
game, bagaimana mengembangkannya dan bagaimana cara memasarkan game mereka
nantinya.
Dengan kerja samaa ini NightSpade mendapatkan banyak
keuntungan, mereka tidak perlu susah payah untuk memasarkan game buatan mereka,
karena DeNa sebagai penerbit game akan membantu mereka untuk mempublikasi dan
membantu mereka untuk menjual game buatan mereka. Kemampuan sebagai publisher
seperti yang DeNa miliki adalah ilmu yang tdak diajarkan kepada kami di masa
kuliah dulu, maka dari itu para publisher sangat dibutuhkan untuk para game
developer seperti kami.
Untuk kedepannya Nightspade akan terus melakukan
kerja sama dengan berbagai publisher game lain untuk
mengembangkan pangsa pasar, sementara mereka fokus untuk mengembangkan
game – game yang jauh lebih menarik dan tentunya menyenangkan.
Semoga kiprah NightSpade di ranah per-game-an
tanah air dapat memberikan sebuah inspirasi bagi para pemuda – pemuda Indonesia
untuk lebih semangat lagi mengembangkan berbagai karya mereka kepada dunia.
Jangan hanya jadi pengguna saja namun sudah saatnya Anda ikut
berpartisipasi untuk berbuat sesuatu lebih, dari pada hanya diam saja menikmati
yang sudah ada.
Kalangan masyarakat menengah ke atas di
Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan penggunaan smartphone.
Dimana saja dan kapan saja, para pengguna smartphone tampak asyik dan
sibuk menjelajahi fitur canggih pada smartphone nya. Salah satu
aktivitas seru yang dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone adalah
mengunduh dan memainkan game.
Kini bagi Anda yang hoby bermain game,
ribuan pilihan game dari berbagai developer di seluruh dunia dapat
diunduh secara gratis melalui smartphone. Anda yang menggunakan
perangkat dengan sistem operasi #Android bisa mendowload game berbagai genre di Google Play Store dan bagi pengguna smartphone bertenaga #iOS bisa dengan mudah mendapatkan game kesukaan via Itunes Apple.
Tapi tahukah anda kalau ternyata
Indonesia juga punya beberapa developer game yang karyanya berkualitas,
original dan patut mendapat apresiasi? Berikut ini kami sajikan
informasi mengenai beberapa startup developer game asli Indonesia yang
bisa dikatakan cukup sukses menjalankan karyanya.
Artikel
lain: SiJuki.com – Startup Bisnis Komik Digital
1. Alegrium (www.alegrium.com)
Developer game yang satu ini didirikan pada tahun 2011
dan berbasis di Jakarta. Salah satu prestasi membanggakan yang telah ditorehkan
Alegrium adalah membuat game yang sukses diunduh dan dimainkan oleh 15 juta
pengguna smartphone di dunia.
2. Kidalang (kidalang.com)
Sesuai dengan pemilihan namanya yang unik, Kidalang
mencoba menyajikan konsep alur cerita ala “dalang” pada game yang
dikembangkan.Startup yang satu ini telah berhasil meluncurkan dua game bergenre
RPG-Science Fiction, yakni Sage Fusion dan Sage Fusion 2. Sage Fusion 2
berhasil meraih prestasi yang membanggakan sebagai pemenang kategori game RPG
terbaik pada ajang Tizen App Challenge.
3. Maximize Games (www.maximizegames.com)
Maximize Games tak hanya berkecimpung dalam dunia game
untuk smartphone. Bersama dengan Big Fish Games (www.bigfishgames.com)
(sebagai publisher), tim developer game yang satu ini sering
mengembangkan game PC bergenre edukasi dan puzzle.
Artikel lain: Jomblo.com ~ Startup Bisnis Yang Unik Khusus Kaum Jomblo
4. Menara Games (www.menaragames.com)
Menara Games merupakan developer mobile game pertama
di Indonesia. Didirikan tahun 2005, hingga saat ini Menara Games tetap
konsisten menciptakan sejumlah game PC dan smartphone yang kerap kali menduduki
posisi top chart untuk genre casual dan RPG. Salah satu karya andalannya yang
keren dan patut diunduh secara gratis melalui Android dan iOs adalah Ninja
Fishing.
5. Own Games (www.own-games.com)
Bila kebanyakan developer game Indonesia berfokus pada
platform Android dan iOs, lain halnya dengan startup yang satu ini. Karya-karya
Own Games mayoritas dikembangkan untuk Nokia Asha dan platform Windows Phone.
Hingga April 2014 ini setidaknya Own Games telah berhasil mengembangkan 10
games yang sudah diunduh lebih dari 3,9 juta kali oleh para pengguna smartphone
berbasis Windows. Salah satu game andalan developer yang satu ini adalah Eyes
on Dragon, dengan maskot berupa naga kuning kecil yang menggemaskan.
6. Tinker Games (www.tinkerworlds.com)
Bandung sepertinya menjadi surga bagi para developer
game untuk mengembangkan inspirasi pembuatan game. Hal ini dibuktikan pula oleh
prestasi Tinker Games, startup asal Bandung yang menangani pembuatan game untuk
beragam platform seperti Android, iOs, Windows Phone dan Nokia Asha. Salah satu
proyek besar Tinker Games adalah game petualangan berkonsep shooter dengan
kebutuhan kapasitas memori mencapai 400 mb yang diberi nama Inheritage. Game
ini mengetengahkan beragam unsur kebudayaan Indonesia dalam alur ceritanya.
7. Toge Productions (www.togeproductions.com)
Namanya unik dan terkesan asal-asalan, itulah Toge
Production. Namun rupanya karya-karya yang dihasilkan Toge Production tidak
se-nyeleneh namanya. Toge Production berhasil mengembangkan game bertajuk Infectonator yang telah diunduh oleh lebih dari 159 juta
pengguna smartphone di seluruh penjuru dunia.
Kemenangan yang diraih Toge Production dalam sejumlah
ajang menjadi motivasi bagi startup ini untuk mengembangkan beragam game yang
lebih canggih lagi sesuai dengan selera pasar. Perusahaan yang didirikan pada
tahun 2007 ini berbasis di Jakarta dan tengah mengembangkan mobile game lain
untuk melengkapi seri Zombi-Infectonator yang sukses di pasaran.
8. Touchten Games (Touchten.com)
Touchten Games merupakan satu-satunya developer game
Indonesia yang berhasil menduduki seri B untuk kategori perputaran pembiayaan.
Berbasis di Jakarta, Touchten Games berhasil mengembangkan sejumlah game yang
menjadi hits di pasar internasional, seperti Train Legend, Ramen Chain dan
infinite Sky.
Ramen Chain adalah salah satu game andalan Touchten
Games dengan genre time management. Kesempurnaan grafis dan alur cerita membuat
game ini digila-gilai oleh para pengguna smartphone. Saat ini Touchten Games
juga sedang mengembangkan own publishing paltform, agar dapat menerbitkan
beragam games-nya secara mandiri.
Demikianlah ulasan mengenai beberapa developer game di
Indonesia. Keberadaan karya asli anak bangsa tersebut hendaknya menjadi
motivasi bagi anak muda lainnya untuk senantiasa menghasilkan karya original
yang berkualitas.
Motivasi dapat Anda peroleh dari mana
pun, tidak harus datang ke sebuah seminar dengan pembicara seorang
motivator terkenal. Motivasi juga bisa kita dapatkan dari permainan/
game di perangkat smartphone yang sering kita mainkan. Bagaimana kita
mendapatkan motivasi dari aplikasi game Android?
Melalui game seringkali kita belajar
bahwa untuk memperoleh keberhasilan kita harus berjuang sekuat tenaga,
melakukan trik, strategi bahkan mempertaruhkan nyawa melalui
karakter-karakter game yang ada. Meski demikian tidak semua game yang
mengajari kita untuk berjuang mendapatkan hasil atau keuntungan.
Berikut ini kami akan menuliskan beberapa judul
aplikasi game Android yang dapat memotivasi serta mengajari kita tentang
perjuangan untuk mencapai kesuksesan Simak selengkapnya:
1. Farm Frenzy Series
Game Farm Frenzy saat ini sudah hadir dengan
beberapa seri. Pada Google Play Farm Frenzy terbaru adalah versi 3 meskipun
pada versi sebelumnya masih memiliki genre dan gameplay yang sama. Farm Frenzy
series merupakan sebuah game simulasi kehidupan dimana Anda akan berternak dan
mengolah ladang.
Di awal game Anda akan mendapatkan beberapa ekor
hewan ternak untuk dipelihara, seperti ayam, sapi, dan lain-lain. Yang unik
disini Farm Frenzy mencoba mensimulasikan bagaimana Anda membangun sebuah
perternakan dan ladang yang baik. Farm Frenzy menuntut Anda untuk bisa
melakukan manajemen hasil ternak untuk menjadi barang produksi hasil
pertanian yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Setiap hasil peternakan dan ladang bisa Anda jual
dan kemudian Anda bisa membeli berbagai barang lain seperti truk,
traktor, bahkan membangun gudang penyimpanan hasil peternakan dan ladang. Anda
tidak bisa hanya bersantai saja, tapi juga harus mengurusi hewan dan ladang.
Karakter dalam game ini harus menimba air untuk
minum, mengambil telur dari unggas, mencegah hewan buas yang mencoba memangsa
ternak, serta membawa hasil ke pembeli. Meski terlihat sepele dan sederhana,
dari sisinilah kita justru bisa melihat dan belajar bagaimana sebuah perjuangan
dan usaha diperlukan untuk memperoleh keuntungan.
Game Android kedua yang bisa memotivasi kita
adalah game Restaurant Story. Di game ini user berperan sebagai pemilik bisnis
Restaurant yang harus dijalankan dengan baik. Game ini tidak jauh berbeda
dengan kenyataannya. Anda harus membangun sebuah bisnis restaurant sedemikian
rupa agar nantinya banyak pelanggan yang akan datang.
Kreativitas Anda sangat dibutuhkan karena
dekorasi dan desain ditentukan oleh Anda sendiri. Di sana akan ada banyak item
yang tersedia untuk dekorasi seperti meja unik, meja biliard, televisi, kolam
indoor dan sebagainya. Jangan lupa juga sajikan menu-menu kepada para
pelanggan, dan pastikan pelanggan restauran Anda puas. Setiap pembeli yang
datang dan memesan, maka Anda akan memperoleh poin sebagai uang. Disini Anda
belajar bahwa kreativitas dan inovasi ternyata bisa berpengaruh pada kesuksesan
bisnis Anda.
Game City Island sering kali dikaitkan dengan
Sims City karena genre dan tipe gameplay keduanya sama. Lalu ada apa dalam City
Island? Ternyata disini Anda akan dituntut sebagai seorang yang berwenang di
sebuah kota berkembang.
Anda berperan sebagai seorang pebisnis property
karena tugasnya adalah membangun dan merancang kota. Ya, bantulah warga kota
untuk dapat membangun rumah ideal, membangun fasilitas umum seperti jalan raya,
jalan trotoar, kereta api dengan jalur rel, sekolah, menara, taman dan
lain-lain. Jadikanlah pulau yang semula jauh dari kemajuan menjadi kota
metropolitan.
Jika Anda berhasil, maka Anda bisa mengumpulkan
keuntungan dari bangunan komersial yang sudah dibangun tadi. Dalam game ini
keuntungan bisa berbentuk uang dan emas. Tentu ini lebih mirip sebagai
pekerjaan seorang pebisnis property yang berani mencoba membangun kota sebagai
investasi.
Game Android keempat yang juga cukup unik dan
bisa memotivasi Anda adalah game My Car Salon. Di sini karakter utama game
bertindak sebagai seorang mekanik mobil yang siap untuk memperbaiki setiap
mobil pelanggannya. Pastikan Anda memberikan layanan prima dan tune-up yang
benar untuk dapat memperoleh keuntungan dari pekerjaan ini.
Sebenarnya disini Anda bertindak sebagai pemimpin
yang membawahi beberapa mekanik. Ketika keuntungan didapat, Anda bisa lakukan
upgrade untuk menambah pekerja dan alat agar mereka bekerja lebih cepat. Game
ini mengajari kita agar lebih teliti dalam bekerja, memanajemen perusahaan
serta melakukan pengeluaran biaya untuk hal yang penting.
Developer terdiri dari berbagai
orang yang ahli di bidangnya masing-masing, seperti programming, design,
art, testing, dan lain sebagainya. Developer game memiliki
spesialisasinya sendiri dalam memproduksi sebuah game, baik dari genre
maupun platform. Misalnya, developer A memiliki spesialisasi game dengan
genre First-Person Shooter (FPS) dengan platform PC. Mereka hanya akan
memproduksi game dengan genre FPS setiap beberapa tahun sekali hanya
untuk PC. Developer B memiliki spesialisasi game bergenre Role Playing
Game (RPG) dengan platform PS4. Mereka juga hanya akan memproduksi game
bergenre RPG hanya untuk PS4, dan seterusnya. Namun, hal ini tidak
menutup kemungkinan bagi sebuah developer untuk membuat game dengan
berbagai macam genre dan platform.
Umumnya, developer game bekerjasama
dengan perusahaan yang me-manage keuangan para developer dan marketing
(promosi, dan lain-lain) dari game buatan mereka yang biasa kita sebut
dengan game publisher / publisher game. Namun tak sedikit developer yang
mendanai proyek game buatan mereka sendiri, mereka inilah yang kita
sebut dengan independent developer / developer indie. Meskipun sebagian
besar publisher memiliki development studio sendiri untuk membuat game
(Seperti EA dengan EA Canada, KONAMI, dan lain sebagainya), namun karena
pekerjaan utama publisher adalah mem-publish / menerbitkan sebuah game
dan me-manage marketing, maka pada dasarnya mereka tetap disebut dengan
publisher.
Campur tangan publisher di dunia game
membawa para developer ikut berkompetisi dengan developer lain demi
menunjukkan game – game terbaik buatan mereka. Kompetisi ini beresiko
sangat tinggi, dimana disini mereka akan dihadapkan dengan dua pilihan,
yang pertama adalah jika banyak yang tertarik dan menyukai game buatan
mereka, maka mereka akan bertahan di pasar game. Sementara jika banyak
yang tidak tertarik dan menyukai game mereka, maka mereka harus
mempersiapkan diri untuk bangkrut dan pergi dari pasar game. Meskipun
banyak developer yang gagal dalam mencapai tujuannya, namun dibalik itu
semua tidak sedikit developer yang berhasil merebut hati para
penggemarnya dengan game yang akan terus diingat sepanjang masa. Lantas,
ada berapa developer yang pantas menyandang gelar developer terbaik
sepanjang masa? Saya sudah merangkumnya dengan list* dibawah ini.
*Note: List nomor tidak menandakan dari yang terbaik hingga terburuk atau sebaliknya.
1. Naughty Dog
Siapa yang tidak mengenal mereka?
Developer game eksklusif milik Sony Computer Entertainment dengan produk
PlayStation-nya ini pantas disebut sebagai developer terbaik sepanjang
masa. Kenapa tidak? Developer yang awalnya dikenal dengan game Crash
Bandicoot series ini merupakan developer yang sangat kreatif dan
inovatif dalam membuat game. Game-game buatan mereka memiliki genre dan
gameplay yang unik. Tidak jarang banyak yang ingin meniru gameplay dari
game-game besutan Naughty Dog walau tidak sesukses game buatan Naughty
Dog.
Uncharted 4: A Thief’s End yang akan segera dirilis oleh Naughty Dog untuk PS4
Prestasi mereka terbukti dengan
penghargaan yang mereka terima di salah satu game buatan mereka, The
Last of Us yang berhasil menyabet banyak penghargaan. Lalu, mungkinkah
mereka akan meraih banyak penghargaan lagi seperti The Last of Us dengan
Uncharted 4 yang akan dirilis nanti di PS4? Kita lihat saja nanti.
2. Ubisoft
Tentu kalian sudah tidak asing lagi
dengan game Assassin’s Creed, Tom Clancy’s series (Splinter Cell, Ghost
Recon, H.A.W.X, EndWar, dll), dan Prince of Persia bukan? Ya, 3 judul
game tersebut merupakan segelintir dari puluhan game-game inovatif karya
tangan dingin tim Ubisoft atau UBI. Game buatan mereka mampu menggebrak
pasar game dengan gameplay-nya yang menarik. Berbeda dengan Naughty Dog
yang selalu membuat game dengan gameplay yang unik dan inovatif,
Ubisoft justru membuat game yang dapat memaksamu untuk berpikir keras
demi melalui teka-teki di setiap level yang mereka sajikan, inilah yang
menjadi daya tarik Ubisoft.
Assassin’s Creed: Syndicate yang akan segera dirilis oleh Ubisoft Quebec 23 Oktober nanti.
Tidak hanya membuat game, developer
indie terbesar ketiga yang awalnya dibentuk oleh 5 orang dan telah
berkiprah selama 29 tahun ini juga merangkap menjadi sebuah publisher
game. Sebut saja salah satu game buatan THQ, developer yang bangkrut dan
kemudian diambil alih oleh Ubisoft, South Park: Stick of Truth.
Meskipun pamor Ubisoft sempat jatuh berkat kegagalan Watch Dogs dan
salah satu franchise andalannya, Assassin’s Creed: Unity, namun
kiprahnya dalam dunia game tak dapat dipungkiri lagi, banyak penghargaan
yang telah mereka terima baik sebagai developer maupun publisher.
3. Westwood Studios
Mungkin kalian yang lahir di era digital
ini tidak mengenal developer game asal Nevada Amerika Serikat yang
berdiri tahun 1985 ini. Developer yang bisa kita sebut sebut sebagai
ahlinya game Real Time Strategy (RTS) ini pada masa kejayaannya terkenal
dengan franchise andalan mereka Command & Conquer (C&C) series.
Developer yang dikenal lewat game Real Time Strategy (RTS) ini
sebenarnya telah membuat berbagai macam genre seperti adventure dan RPG,
namun mereka lebih dikenal lewat game RTS-nya. Pada tahun 1998 Westwood
Studios dibeli oleh Electronic Arts (EA) yang kemudian membuat beberapa
dari karyawan Westwood Studios meninggalkan developer yang telah
membesarkan nama mereka. Mereka keluar karena EA memaksa Westwood untuk
segera merilis Command & Conquer: Tiberian Sun, game yang belum
selesai pada saat itu.
Command and Conquer Red Alert 2, salah satu franchise buatan Westwood Studios yang ikut melambungkan namanya di dunia game.
Karir Westwood Studios melejit berkat
Dune dan C&C series. Game RTS buatan Westwood ini merupakan patokan
developer lain untuk membuat game RTS. Hal ini juga dibuktikan dengan
berkembangnya game RTS lain yang didasari dari gameplay racikan Westwood
Studios, dimana player akan dituntut untuk membangun sebuah markas,
mencari resource untuk membuat beberapa tank, pasukan, hingga
superweapon seperti nuklir atau pesawat pembom untuk menggempur markas
musuh. Westwood Studios juga tidak berhenti ber-inovasi, salah satunya
dengan menggabungkan dua genre yaitu RTS dan FPS menjadi satu di
C&C: Renegade yang sekarang telah dibuat ulang oleh fans dengan
menggunakan Unreal Engine dan berganti judul menjadi Renegade X. Namun
sayang, pada tahun 2003 EA terpaksa menutup studio ini akibat C&C:
Renegade yang tidak mencapai ekspektasi.
C&C
2013 (Sebelumnya bernama C&C Generals 2), seri C&C yang
dilanjutkan EA. Merupakan seri C&C pertama yang menggunakan
Frostbite Engine yang kemudian di cancel oleh EA karena tidak sukses di
beta test.
EA kemudian menggarap seri C&C
warisan Westwood dengan berbagai eksperimen dan perubahan. Pada awalnya
mereka berjalan lancar-lancar saja setelah merilis C&C Generals dan
Expansion-nya Zero Hour, namun pada akhirnya tiba saat eksperimen mereka
gagal. Eksperimen baru EA tidak menjadikan gameplay C&C series
semakin bagus, mereka justru menghancurkan semua yang telah diracik
Westwood. Saya masih ingat ketika mereka membuat C&C: 4 yang
memiliki gameplay yang sangat berbeda dari seri terdahulunya dan terasa
aneh ketika dimainkan, C&C Red Alert 3 yang memiliki nilai plus di
grafik namun memiliki kekurangan di map yang sangat sempit. Harapan EA
untuk membangkitkan kembali seri C&C yang telah di upgrade
menggunakan Frostbite Engine, Command & Conquer (yang sebelumnya
bernama C&C Generals 2) pun kandas karena konsumen tidak menyukai
perubahan yang mereka buat ketika masa beta-nya diluncurkan.
4. Rockstar Games
Merekalah ahlinya ketika kamu
menginginkan game open-world. Ya, Rockstar Games merupakan salah satu
developer ambisius yang terkenal lewat Grand Theft Auto series (GTA).
Tidak sedikit orang yang mengenal GTA, sebuah game open-world dimana
kamu dapat menjelajahi seluruh dunianya tanpa batas dan melakukan apapun
yang kamu mau. Selain GTA series, mereka juga memproduksi beberapa game
seperti Max payne, The Warriors, dan lainnya. Namun, mereka lebih
dikenal dengan GTA yang telah mereka produksi sekuelnya selama 18 tahun.
Grand Theft Auto V, proyek Rockstar paling ambisius dan merupakan seri GTA terbaik dan sempurna saat ini.
Sama halnya dengan Ubisoft, developer
asal New York Amerika Serikat ini juga merangkap sebagai publisher game.
Banyak game yang telah dipublish oleh Rockstar, sebut saja L.A Noire,
Trashers: Skate and Destroy, dan lain-lain. Kesuksesan GTA membuat
developer lain ikut membuat game yang sama, sebut saja Saints Row dengan
kekonyolannya, namun seperti yang sudah pernah terjadi, game tiruan ini
tidak bisa disejajarkan dengan kekompleks-an GTA yang tahun ini
memasuki seri kelimanya dalam versi nextgen. Ketika kamu memainkan seri
terbaru GTA dari Rockstar yaitu GTA V, kamu akan merasakan dunia GTA
yang nyaris sempurna untuk game open-world, baik dari kehidupan kota,
grafik, story, dan gameplay.
5. SQUARE-ENIX
SQUARE-ENIX awalnya adalah perusahaan
bernama Squaresoft (Square) yang didirikan oleh Masashi Miyamoto pada
tahun 1986 di Yokohama. Dulunya perusahaan ini merupakan divisi software
game PC dari Den-Yu-Sha yang ditangani oleh seorang programmer, sampai
akhirnya salah satu pekerja part-time mereka, Hironobu Sakaguchi naik
pangkat menjadi kepala produksi di perusahaan tersebut. Sakaguchi lalu
membuat Final Fantasy yang kemudian sukses dan menjadikannya franchise
utama Square yang melejit di pasaran hingga saat ini. Berkali-kali
Square dirundung masalah finansial hingga akhirnya pada tahun 2003
Square bergabung dengan perusahaan saingannya ENIX dan melahirkan
perusahaan baru SQUARE-ENIX (SE) yang terus bertahan hingga sekarang.
Final Fantasy VII, seri FF yang paling banyak mendapatkan spin-off
SE dikenal sebagai salah satu pembuat
J-RPG terbaik yang pernah ada, fansnya tak terbatas hanya dari Jepang
saja, namun seluruh dunia mengenal J-RPG buatannya. Bagi kamu yang hobi
bermain game J-RPG dan belum pernah merasakan J-RPG milik SE, maka kamu
wajib mencoba game J-RPG buatan SE. Kamu akan merasakan bagaimana
indahnya dunia dan art yang dibuat SE, ceritanya yang keren dan sangat
imajinatif, movie-nya yang keren, dan grafiknya yang luarbiasa indah.
Sampai saat ini game J-RPG
terbaik buatan SE menurut saya pribadi salah
satunya adalah Xenogears.
Final
Fantasy XV (PS4 / TBA), seri Final Fantasy paling ambisius yang
dikerjakan lebih dari 6 tahun.Sebelum sempat berganti judul menjadi
FFXV, game ini berjudul Final Fantasy XIII Versus.
Berkembangnya SE menjadi perusahaan yang
lebih besar membuat developer asal Jepang ini merangkap menjadi
publisher game, tak jarang game yang mereka tangani adalah game yang
terbilang bagus, meskipun ada beberapa game yang menurut saya pribadi
sedikit kurang, sebut saja seri Tomb Raider terbaru. Terjunnya SE dalam
bidang lain seperti online game dengan Final Fantasy XI Online, dan
Final Fantasy XIV A Realm Reborn Online, mobile game, perfilman, dan
yang lain juga membuat SE menjadi salah satu perusahaan asia yang cukup
disegani di seluruh dunia.
Indonesia telah menjadi pasar
game online yang cukup baik di kawasan Asia Tenggara bahkan Asia. Ini
Bisa dilihat dari banyaknya gamer yang aktif dan banyaknya game yang
tersedia untuk dimainkan secara online yang jumlahnya makin hari makin
bertambah. Hal itulah yang membuat beberapa perusahaan game tertarik
untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Perusahaan tersebut ada yang
asli milik orang Indonesia, ada pula yang merupakan perusahaan asing
tapi mempunyai kantor yang berkedudukan di Indonesia. Berikut adalah
profil dari beberapa perusahaan penyedia game online yang termasuk
paling besar penggunanya di Indonesia saat ini.
Bermarkas besar di Singapura, Garena
berdiri tahun 2009 oleh Forrest Li beberapa temannya karena mereka
bercita-cita untuk mengubah semangat mereka untuk berwirausaha menjadi
perusahaan besar. memakai nama perusahaan “Garena” – plesetan dari kata
“arena global” – mengacu pada cita-citanya yang lebih luas untuk
menghubungkan orang melalui Internet. Garena telah berkembang dengan
cepat menjadi penyedia platform terkemuka untuk PC online dan mobile
konten digital, e Commerce dan pembayaran di Asia, yang melayani jutaan
pengguna.
Pada tahun 2010, Garena meluncurkan
produk pertamanya, Garena +, sebuah platform online bagi orang untuk
bertemu, chatting dan bermain game dengan satu sama lain. Dengan
menggabungkan alat komunikasi dengan konten digital yang menarik, Garena
kembali menemukan model bisnis untuk hiburan online di Asia Tenggara
dan menciptakan sebuah platform dengan efek jaringan yang kuat. Sejak
diluncurkan, banyak permainan yang paling sukses di dunia online telah
tersedia secara eksklusif di Garena termasuk tiga dari judul yang paling
populer di Asia Tenggara.
Game yang tersedia di platform Garena antara lain Point Blank, Fifa
Online 3, Heroes of Nerwerth, League of Legend dan Thunder Strike.
Gemscool, sebuah proyek yang dikembangkan oleh PT Kreon yang berbasis di Sentosa Cove Floor, Jakarta Selatan, Indonesia.
Gemscool adalah penyedia berbagai game
online yang sangat populer di Indonesia, seperti Atlantis, Mako, Lost
Saga, dan sebagainya. Rata-rata permainan dipromosikan oleh PT Kreon
sangat sukses di Indonesia dan hampir semua gamer di Indonesia mengenal
jenis permainan, terutama Dragon Nest dan Atlantica.
Gemscool juga memiliki forum yang
disebut Forum Online dan alamat di forum.gemscool.com. Forum ini
memiliki lebih dari 4 juta pengguna terdaftar, juga salah satu forum
terbesar dalam jumlah pengguna terdaftar setelah forum Kaskus.
Lyto merupakan publisher game online di Indonesia, didirikan pada tahun 2003. Kantor pusat Lyto berlokasi di Jakarta, Indonesia.
Lyto sebagai publisher game telah
menerbitkan banyak berbagai MMO (Massive Multiplayer Online) yang
berbeda yang berasal dari Asia. Game-game tersebut antara lain Ragnarok
Online (Korea), Getamped (Japan), Seal Online (Korea), RF-Online
(Korea), Idol-Street, Perfect World (China) and CrossFire (Korea). Lyto
telah mengadakan banyak acara yang berbeda terutama yang diadakan setiap
tahun dan meriah disebut Lyto Permainan Festival Lyto Game Festival.
Lyto festivals biasanya mengadakan kompetisi game, pertemuan, dan
Cosplay / Costume Play, sementara mempromosikan produk game Lyto
sendiri.
Lyto memiliki showroom individu yang
disebut Game-On Center ditujukan untuk anggota Lyto dan pengguna untuk
mengumpulkan dan meminta dukungan pada permainan, seperti forum. Lyto
telah mendirikan banyak Game-On Center di seluruh Jakarta.
PT Megaxus Infotech adalah sebuah
perusahaan publisher game online di Indonesia. Setelah didirikan pada
tahun 2006, Megaxus dengan cepat diakui sebagai publisher game online
terkemuka di Indonesia. Megaxus dikenal oleh komunitas dan penggemar
game online di Indonesia sebagai publisher yang menyajikan konsep
“lifestyle entertainment” yang juga mencakup produk dan pelayanan yang
terbaik dan terinovatif bagi para pencinta game online di Indonesia.
PT Megaxus Infotech meluncurkan salah
satu produk premiumnya bernama AyoDance di tahun 2007. AyoDance dengan
cepat menjadi game online bertema musik dan dance terbaik di Indonesia
hingga sekarang. Diikuti dengan Lineage II di tahun 2009, game online
terbaik nomor dua di dunia. Lineage II adalah game MMORPG yang telah
menerima berbagai macam penghargaan di Indonesia dan internasional.
Di tahun 2009, Megaxus meluncurkan
WarRock yang disebut sebagai game simulasi perang bertema FPS terbaik di
Indonesia. Grand Chase diluncurkan di tahun 2010 dan menjadi game
online paling populer di Indonesia. Grand Chase juga mendapatkan
penghargaan sebagai Indonesia’s Most Popular Online Game di Asia Online
Game Award tahun 2011. Pada tahun 2011, Megaxus kembali meluncurkan game
online FPS yang telah melegenda di seluruh dunia, yaitu Counter-Strike
Online. Kemudian SD Gundam Capsule Fighter Online bergenre MMOTPS
(Massive Multiplayer Online Third Person Shooting) pada tahun 2012 dan
AyoOke “Next Generation Online Karaoke” pada tahun 2013.
Belum lama ini, Megaxus meluncurkan game
bergenre Full Action Hack and Slash yang memberikan permainan yang
penuh aksi dan tantangan baru, yaitu Heroes of Atarsia dan akan hadir
pula game yang tidak kalah hebatnya yaitu Royal Master. Selain game
online, Megaxus juga meluncurkan beberapa produk layanan seperti Megaxus
Payment, yaitu pelayanan pembayaran secara online atau offline
(voucher) untuk meningkatkan pengalaman bermain gamers dan WarnetKu,
yaitu direktori PC Café (warnet) seluruh Indonesia yang memberikan
keuntungan bagi pemilik PC Café yang mendaftar.
Mobius Indonesia adalah perusahaan penyedia hiburan digital didirikan pada bulan April 2010.
PT. Mobius Indonesia sebagai nama pembentukan hukum. Kantor utama Mobius
terletak di Jl. Terusan Bandengan Utara I No 15, Jakarta 14450,
Indonesia. Mobius Indonesia saat ini berfokus pada dua divisi utama.
Yang pertama adalah “Penerbitan Game”. Dalam divisi ini, pekerjaan utama
adalah Content Management. Ini sudah termasuk: penseleksian konten,
manajemen permainan, R & D, pemasaran dan jaringan.
Pada tahun 2010, Mobius sudah memiliki 5
judul game premium yang berbasis web based strategy : (King of Heroes,
War 2, Ministry Of War, Star Empires, dan Winning Goal) yang akan
menerbitkan tahun ini. Di masa depan, Mobius telah merencanakan untuk
menerbitkan lebih banyak game online dengan kategori yang berbeda di
Indonesia dan Asia Tenggara. Dan kedua adalah “Game Development”. tim
pengembangan Mobius terdiri dari programmer berpengalaman, ilustrator
dan desainer seni permainan yang benar-benar berkomitmen dalam
menciptakan kualitas permainan yang benar-benar sukses secara lokal dan
internasional.
Prodigy Infinitech didirikan pada bulan
April 2009, dengan tujuan untuk menerbitkan game online yang
terbaik dengan standar kualitas tinggi. Prodigy mempunyai visi untuk
menyatukan masyarakat Indonesia yang tersebar melalui game online dan
menciptakan gaya hidup yang didasarkan pada hiburan interaktif dengan
sukacita dan menyenangkan.
Game-game besutan Prodigy yang terkenal antara lain Light of Darkness Indonesia, Touch, Divosaga, Kingdoms Fighter.
Dari sekian banyak game online yang disediakan oleh perusahaan di
atas, sayangnya masih banyak yang merupakan game buatan luar terutama
Korea, Tiongkok, Jepang maupun USA. Masih sedikit game online buatan
lokal yang “menjual” untuk disediakan permainannya oleh perusahaan game
tersebut.
Semoga bermanfaat dan terus berkarya untuk Indonesia.