Rabu, 03 April 2019

Membandingkan OS Telephone Seluler Antara Symbian, Android, dan iOS



Pesatnya perkembangan teknologi saat ini seakan menuntut setiap orang untuk mengikuti perkembangannya. Salah satu perkembangan teknologi yang sekarang sedang berkembang pesat adalah dibidang teknologi informasi dan komunikasi seperti, provider telephone atau telephone seluler itu sendiri. Kebutuhan pengaksesan ini harus diimbangi dengan fitur atau sistem operasi yang mendukungnya. Secara tidak langsung suatu sistem operasi pada telephone seluler juga mempengaruhi pemenuhan kebutuhan user. Karena selain dari fungsinya, pemilihan suatu sistem operasi juga dilihat dari kemudahan pengoperasian dan kenyamanan atau keuntungan yang bisa user peroleh. Maka user akan membanding-bandingkan suatu sistem operasi dengan sistem operasi yang lainnya.

Sebagai salah satu user, saya juga mulai membandingkan sistem operasi pada setiap telephone seluler yang saya pernah pakai. Dari mulai symbian sampai android. Telephone yang pernah saya pakai sendiri memiliki keunggulan dan kelemahannya masing - masing. Karena selain beda zaman, juga beda developer nya. Oleh karena itu saya mulai membagi perbandingannya kedalam 4 macam. Yaitu dari segi Tampilan (User Interface), Settings (Pengaturan), Browser (Penjelajah), dan Layanan tambahan yang ada pada masing - masing OS.

  • Perbandingan Tampilan ( User Interface )

  1. User Interface pada Ponsel Symbian

Pada ponsel Symbian, tampilan depannya dapat dipilih sesuai pilihan. Ada yang layarnya kosong dengan hanya menampilkan wallpaper dan shortcut yang terlihat hanya bagian kiri (Left Selection Key) dan kanan (Right Selection Key). Adapula yang menampilkan shortcut dengan menampilkan icon shorcut tersebut pada layar utama. 

Menu utama pada ponsel Symbian ditampilkan dalam bentuk icon-icon atau folder secara Grid. Menu pada ponsel Symbian ini terdiri dari Messaging, Contacs, Radio, Gallery, Imaging, Clock, Web, My Own, Office, Tools, Connect, dan Layanan yang disediakan dari provider kartu telephone yang digunakan.

2. User Interface pada Ponsel Android


Untuk ponsel Android, pada tampilan depannya juga dapat disetting sesuai kebutuhan. Dapat disetting dengan tampilan minimalis dengan hanya menampilkan shortcut pada bagian bagian kiri (Left Selection Key) dan kanan (Right Selection Key). Atau pengguna juga dapat memenuhi layar depan dengan shortcut sampai batas maksimal layar dapat menampung shortcut

Menu pada Android disini sangat fleksibel. disini pengguna Android dapat menambah jumlah halaman hingga 8 halaman (dengan menu utama bawaan ponsel tetap berada di halaman 1 sampai 2).

  • Perbandingan Pengaturan (Settings) pada Symbian dan Android 

Pada ponsel Symbian ini, menu Settings dapat dibuka melalui icon Tools kemudian pilih Settings. Settings pada ponsel symbian ini meliputi Phone, Call, Connection, Date and Time, Security, Call Divert, Call Baring, dan Network. 

Sedangkan pada ponsel Android, menu Settings dapat dibuka melalui icon Settings yang terdapat pada menu utama. Pada menu Settings di ponsel Android ini menyediakan layanan yang lebih komplek dari layanan settings pada Symbian. Disini terdapat settings Wireless and networks, Call Setting, Sounds, Display, Location and security, Application, Privacy, SD card, Language and keyboard, Voice input and output, Accessbility, Date and time dan About phone.

  • Perbandingan Browser pada Symbian dan Android 

Pada ponsel Symbian ini dapat melakukan browsing melalui layanan Web yang tersedia dari ponsel tersebut. Adapula yang menambah aplikasi browsing seperti Opera Mini untuk memenuhi kebutuhan browsing-nya. 

Sedikit berbeda pada ponsel Android, karena android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google.Inc. maka pada layanan web pada android memiliki default Google. Tampilan halaman awal web pun sama seperti tampilan Google pada PC ( Personal Computer ) pada umumnya.

  • Perbandingan Layanan ( tambahan ) pada Symbian dan Android 

Salah satu keunggulan android yang membuatnya popular adalah adanya layanan Market Android. Market pada Android menyediakan berbagai macam aplikasi dan games yang dapat diakses secara gratis. Layanan ini pun menjadi default salah satu layanan yang terletak pada menu pada ponsel yang bersistem operasi android. Salah satu market android yang paling terkenal adalah google play.

Sedangkan pada ponsel yang bersistem operasi Symbian tidak semuanya memiliki aplikasi serupa seperti ini. Beberapa tipe ponsel Nokia sekarang juga dilengkapi dengan layanan WhatsApp atau OVIStore yang memiliki fungsi sama seperti Android Market.


  • Alasan Memilih Symbian

· Lebih mudah dalam akses dan pengoperasiannya. 

· Karena sudah lama dirilis, pengguna sudah terbiasa dan familiar. 

· Multitasking, confidence, user-friendly dan simple

· Efisien dan efektif dalam penggunaan sumber daya memori dan baterai. 

· Terbukti dalam kestabilan sistem operasinya. 

· Aplikasi mudah didapat dan tidak perlu update dengan versi terbaru. 

· Kompatibel dan support dengan banyak aplikasi sehingga bebas diaplikasikan. 

· Belum paham dengan sistem operasi yang baru ( Android ).


  • Alasan Memilih Android

· Programnya inovatif, multifunction dan menarik. 

· Flexible, lebih cepat dan Open source

· Teknologi baru yang modern dan canggih. 

· Dapat menambah aplikasi dengan gratis. 

· Mudah dimodifikasi karena masih dalam pengembangan. 

· Memiliki fasilitas chatting menyerupai fasilitas BBM pada Blackberry

· Processor yang lebih cepat dengan sensor dan touchscreen. 

· Aplikasi berbasis Google yang mudah terintegrasi. 

· Tidak hanya gaya tetapi juga fungsional. 

· Memiliki user-interface yang menarik dan up-to-date.

Bagaimana dengan iOS ?



Karena saya sendiri belum pernah menggunakan secara khusus telephone seluler dengan sistem operasi iOS atau biasa disebut dengan i-phone. Maka saya hanya dapat mengutip sedikit kelebihan iOS ini dibanding dengan Android.
Dikutip dari situs Time, Kamis, 24 Oktober 2013, mereka melakukan perbandingan antara dua sistem operasi tersebut. Dari hasil perbandingan di berbagai aspek, ditemukan bahwa iOS memiliki empat hal yang tidak dimiliki Android. Berikut rinciannya :

1. Lebih Aman

Android dikategorikan sebagai sistem operasi cukup rentang terserang virus. Meski Google telah melakukan perlindungan, perangkat masih terkena serangan malware. Google Play menjadi salah satu celah rusaknya perangkat oleh malware. Meski sudah melakukan perlindungan pada aplikasi itu, ancaman virus lain bisa datang dari mana saja, termasuk dari jaringan WiFi. Tercatat ada 32.8 juta perangkat Android yang terinfeksi virus malware tahun lalu.
Sementara, sistem keamanan iOS lebih terstruktur. Semua aplikasi yang dibuat untuk iPhone atau iPad harus melewati proses pengujian yang ketat. Memang, sempat ada laporan tentang terinfeksinya aplikasi oleh virus. Namun, Apple sudah memperbaikinya dan menjamin bahwa App Store kini sudah bersih dari virus.

2. Lebih Mudah

Menurut orang yang sudah mencicipi iOS, mereka merasa sistem operasi milik Apple ini lebih mudah digunakan. Bahkan, untuk pemula sekali pun, mempelajari kinerja iOS cukup dengan mengklik ikon menu dan melihat fungsinya.

3. Desain Menarik

Tampilan iOS didisain khusus oleh perancang asal Inggris, Jony Ive. Tampilannya yang catchy dan penuh warna dipadukan dengan disain minimalis pada ikon dan menu pada perangkat iPhone atau iPad
Selain tampilan, desain pada iPhone 5S misalnya, terasa ringan, sederhana dan modern di genggaman. Perpaduan antara metal dan kaca membuat ponsel ini lebih solid. iPhone 5S bahkan mengalahkan Samsung Galaxy S4 sebagai ponsel tercepat dengan sistem operasi 64-bit A7 chipsetter baru.

4. Update Tidak Terbatas

Android akan melakukan pembaruan sistem operasinya dengan meluncurkan Pie 9.0 dalam waktu dekat. Terdapat lebih 100 ribu perangkat Android, mulai dari ponsel dan tablet. Tapi sayangnya, tak semua perangkat Android bisa merasakannya. Hanya sekitar 1.5 persen perangkat yang bisa menjalankan sistem operasi baru ini.

source :
https://tekno.tempo.co/read/524832/4-kelebihan-ios-dibanding-android

Rabu, 28 November 2018

INSTALASI FTP SERVER PADA UBUNTU-14


  1. Pengertian FTP
     
    FTP ada sebagai salah satu program asli untuk mengakses informasi di Internet, jauh sebelum HTTP menjadi populer untuk mengakses halaman web. Dengan demikian, browser web PC Anda, serta program Windows Explorer yang menampilkan file di komputer Anda, dapat digunakan untuk mengakses server FTP untuk mendapatkan atau meletakkan file dari tempat-tempat terpencil. FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol. Istilah get digunakan di FTP untuk merujuk ke menerima file. Istilah put digunakan di FTP untuk merujuk ke pengiriman file.
     
    Dalam konteks modern, menggunakan FTP di Windows mirip dengan membuka jendela Windows Explorer untuk folder jauh di komputer jaringan. Komputer di Internet yang menawarkan akses FTP dikatakan sebagai host FTP atau server FTP. Anda harus memasukkan nama pengguna dan kata sandi untuk mengakses server FTP, seperti masuk ke komputer Anda sendiri. Berbagai server FTP publik tidak mengharuskan Anda memiliki akun untuk akses. Terkadang, Anda mungkin harus masuk ke server ini. Seringkali, nama akun adalah tamu dan kata sandinya baik tolong atau kata sandi. 

    Terkadang, Anda harus memberikan alamat email Anda sebagai nama akun dan kemudian Anda dapat mengetikkan apa pun untuk kata sandi. Halaman web diunggah ke Internet dengan menggunakan FTP. File halaman web dibuat di komputer Anda sendiri dan kemudian dikirim ke server web ISP dengan menggunakan FTP, baik dengan sendirinya atau sebagai bagian dari program pembuatan halaman web. Windows hadir dengan versi program FTP berbasis teks, mirip dengan yang ditemukan pada komputer-komputer lama Unix yang mendominasi internet pada masa-masa awal.

    Banyak pengguna internet tidak akan pernah menggunakan FTP, tetapi jika Anda membuat situs web, itu adalah alat yang penting. Dan karena ini alat yang sangat mendasar di web, perlu diketahui bahkan jika Anda bukan pengembang. Jadi, inilah semua yang perlu diketahui pengguna internet rata-rata tentang FTP, dan cara menggunakannya. 


  2. Tahapan Instalasi FTP Server


    • Install Proftpd, jika muncul pilihan maka pilih standalone.

    • Konfigurasi file proftepd (/etc/proftpd/proftpd.conf) 

      ubah script menjadi seperti ini
       

    • Buat user ftp

    • Buat folder apa saja. Sebagai contoh, folder umum.

    • Restart FTP

    • Cek pada browser atau peer to peer